Keterbatasan Bukan Jadi Alasan

Judul: 9 summer, 8 autums: Dari kota Apel ke The Big apple
Pengarang: Iwan Setyawan
Penerbit: PT gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, februari 2011
Hal: 223 halaman

Sebuah kesuksesan tidaklah begitu saja datang. Kesuksesan merupakan perwujudan dari kerja keras dan kayakinan. Dalam prosesnya kesuksekan itu dicapai dengan berbagai macam cara,didalam cara itu berlangsung berbagai macam kejadian-kejadian, momen-momen yang menyedihkan, menyenagnkan, samapi akhirnya kita mencapai sebuah kesuksan. Artinya bahwa setiap kesuksesan itu selalau disertai dengan berbagai hal, yang itu kemudian akan menjadi sebuah sejarah dalam hidup yang akan selalu dikenang.
Sepertinya itulah yang ingin disampaikan oleh iwan setiawan dalam novelnya “9 summer, 10 autums: dari kota apel ke the big apple.” Dengan latar keluarga yang sederhana pencapaiannya sekrang ini sebagai salah satu directur senior diperusahan besar di New York cty adalah sebuah mimpi atau dibilang kejaiban. Dilahirkan sebagai anak laki-laki satu-satunya diantara 5 bersaudara iwan merasa mempunyai tanggung jawab lebih.
Dalam membawakan ceritanya iwan menghadirkan tokoh buatan. Tokoh ini yang kemudian menjadi partner iwan. Tokoh ini juga yang menjadi teman setia iwan dalam memulai kisah inspiratifnya. Cerita iwan semakin menarik dan mendebarkan karena iwan menjadikan tokoh ini sebagai pembuka kisah-kisah hidupnya. Bahkan pada akhir novel ini iwan seolah enggan untuk berpisah dengannya.
Tentunya kesuksesan adalah dambaan semua orang. Apalagi masyarakat kecil yang secara ekonomi sangat-sangat memprihatinkan. Untuk mencapainya orang melakukan banyak hal, ada yang berdagang, menjual jasa, dsb. Saat ini sebagian besar masyarakat masih menganggap bahwa pendidikan merupakan salah satu hal yang bisa mengangkat status mereka. Tidak heran orang rela membayar mahal agar bisa mengkuliahkan anak-anaknya.
Setidaknya iwan ingin membuktikan hal itu. Bahwa pendidikan bisa mengangkat status seseorang. Walaupun keadaan kaluraga sangat sederhana dan terbatas. Saudara-saudara iwan merupakan para pencari ilmu yang sejati. Diantara 4 saudaranya semuanya menamatkan sekolah sampai SMA. Beberapa diantaranya bahkan ada yang sampai menamatkan sarjana di Universitas negeri. Massing-masing mempunyai kelebihan dan karekater yang berbeda.
Kerja keras sekolah dan bekerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup sekarang terjawab. Iwan sendiri sebagai hasil dari kerja kerasnya kuliah sekrang berhasil mendapatkan perkejaan yang baik. Bahkan setiap bulannya bisa mengirim uang untuk keluarganya. Mbak isya sekarang berhasil menjadi pegawai negeri, mbak inan menjadi staf pengajar di universitas swasta dan staf KPU, rini juga berhasil menjadi pegawai negeri.
Memang sebuah kenangan tidak akan pernah berlalu begitu saja. Kenangan-kenangan itu bagi sebagain orang ditempatkan disudut memor kehidupan, menunggu untuk dibuka kembali. Atau bahkan ada beberapa orang menghapus kenangan-kenangan tertentu. Masa kini adalah sebuah kenyataan yang harus dihadapi, masa depan adalah sebuah misteri, dan masa lalau adalah sejarah yang mengajari.
Novel ini paling tidak mengajari kita bahwa keterbatasan yang ada pada diri kita bukan menjadi alasan kita untuk berhenti. Kisah yang dipaparkan iwan selama mencari kesuksesan adalah bukti bahwa dengan kesungguhan dan kerja keras kita bisa merubah segalanya. Jalan yang dipilih iwan dan saudara-saudaranya memaksimalkan kemampuan yang dimiliki yang didapat dari pendidikan adalah sangat inspiratif. Membuat kita yang sekarang ini masih menempuh jenjang pendidikan supaya rajin belajar dan bekerja keras.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s