Halal Bihalal

Sebagai Negara kepulauan Indonesia dikenal akan kekayaan budayanya. Tidak hanya kaya akan sumber daya alamnya saja. Berbagai bentuk keanekaragaman telah menghiasai kehidupan berbangsa dan bernegara.  Jika kita menyebutkan dari sabang sampai merauke beratus-ratus budaya yang telah hidup dalam berbagai suku bangsa. Salah satu yang patut kita apresiasi dan perlu kita lesatarikan adalah budaya Halal bihalal.

Meruntut dari akar sejarah maka sesungguhnya kebiasaan tersebut merupakan bentuk rasa keakraban dan interkasi antar umat islam. Kegiatan tersebut dilakukan di bulan syawal. Bulan syawal sendiri merupakan  bulan kemenangan. Dimana setelah melakukan ibadah puasa dibulan ramadhan kemudian dilanjutkan bulan syawal. Kebiasaan kebiasaan ini telah dilestarikan dan diwariskan secara turun temurun.

Halal bihalal jika merunut pada sejarah merupakan warisan ummat islam tapi pada perkembangannya budaya ini telah diterima disemua kalangan masyarakat. Bahkan penganut agama lain pun telah mengadopsinya. Ini membuktikan hahwa universalitas subatansinya bisa diterima semua ummat manusia. Dengan begitu budaya halal bihalal tidak hanya milik orang islam tapi telah menjadi milik Indonesia.

Halal bihalal merupakan suatu momentum dimana kita semua dipertemukan dalam suatu wadah rasa saling menghargai, menghormati, memaafkan. Kita tangguhkan rasa permusuhan, kebencian, bahkan dendam. Kita dihanyutkan oleh suatu rasa kebersaman. Sebagai dalam kata halal bihalal sendiri yang mengandung arti saling menghalalkan. Dalam bahasa arabnya kita membuat sesuatu menjadi halal atau baik.

Banyak yang bisa dipelajari dari halal bihalal. Bahkan budaya ini telah dilaksanakan oleh berbagai golongan masyarakat. Mulai dari pejabat Negara sampai masyarkat yang paling kecil.

Dalam budaya halal bihalal kita menemukan sebuah nilai yang ada dalam UUD Negara kita. Nilai tersebut adalah nilai-nilai toleransi. Toleransi merupakan rasa saling menghargai perbedaan, saling menghormati, saling membantu. Kita tanggalkan rasa perbedaan agama, suku, profesi, dan bahkan status.

Sebagai sebuah nilai yang telah menjadi budaya bangsa, sudah sewajibnya kita senantiasa mengembangkan dan melestarikan. bahkan halal bihalal kita jadikan sebagai sebuah nilai modal sosial untuk memperkuat intregritas bangsa. Bangsa kita yang telah merangkak memperbaiki diri dari krisis multidimensi memerlukan bahtera baru yang diterima oleh masyarakat Indonesia. Sebagai sebuah bahtera yang mampu membawa kepada keutuhan bangsa

2 thoughts on “Halal Bihalal”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s